Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan

14 Februari 2010

KOMERSIALISASI PENDIDIKAN TINGGI

14 Februari 2010
oleh: Tata Sutabri S.Kom, MM. Perguruan tinggi merupakan suatu wadah yang digunakan untuk Research & Development (R&D) serta arena penyemaian manusia baru untuk menghasilkan generasi yang memiliki kepribadian serta kompetensi keilmuan sesuai bidangnya. Secara umum dunia pendidikan memang belum pernah benar-benar menjadi wacana publik di Indonesia, dalam arti dibicarakan secara luas oleh berbagai kalangan, baik yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan urusan pendidikan. Namun demikian, bukan berarti bahwa permasalahan ini tidak pernah menjadi perhatian.
Munculnya berbagai cara yang mengarah pada pelanggaran etika akademik yang dilakukan perguruan tinggi kita untuk memenangkan persaingan, menunjukkan bahwa pendidikan kini cenderung dipakai sebagai ajang bisnis. Pola promosi yang memberikan kemudahan dan iming-iming hadiah merupakan suatu gambaran bahwa perguruan tinggi tersebut tidak ada inovasi dalam hal kualitas pendidikan.

7 komentar

RESENSI BUKU NONFIKSI


Nabi Khidir, ia dinamakan Khidir karena ia duduk di atas Farwah (kain dari bulu onta) yang berwarna putih. Sosok Nabi Khidir  merupakan sosok yang luar biasa. Beliau sosok yang banyak diperbincangkan khalayak banyak, baik karena keluasan ilmunya maupun karena misteri-misterinya yang beliau sering alami.
Pembahasan mengenai sosok Nabi Khidir merupakan buah bibir yang sangat menarik selain sosoknya yang misterius, pengalaman spiritualnya pun sungguh menjadi sebuah ketertarikan tersendiri, apalagi ditunjang dengan sedikitnya pengetahuan tentang keadaan diri beliau. Adapun dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW-Hadits, sosok Nabi Khidir hanya sepintas dibicarakan, dan kebanyakan menceritakan tentang perjalan Nabi Khidir yang memberi sedikit pelajaran berarti bagi Nabi Musa A.S.

0 komentar

2 Februari 2010

KEGONCANGAN JIWA DAN EFEKNYA

2 Februari 2010

Kegoncangan jiwa sejak dulu merupakan penyakit yang paling ditakuti, karena orang yang sudah terkena oleh penyakit tersebut akan merasakan sikap malu untuk bersosial, selain itu juga Kegoncangan Jiwa yang paling tinggi (parah) akan menjurus kepada suatu penyakit yang dinamakan dengan “Hilang Akal” atau penyakit “Gila”. Adapun menurut Drs. Mas Rahim Salaby dalam bukunya yang berjudul Mengatasi Kegoncangan Jiwa. kegoncangan jiwa digolngkan kedalam beberapa tahap, ialah sebagai berikut:

2 komentar